Beranda Warta Pendidikan Kejuruan Axioo Ciptakan Kurikulum untuk SMK
Sunday, 20 April 2014
Axioo Ciptakan Kurikulum untuk SMK
Tuesday, 22 June 2010 23:19


BANDUNG - Kesenjangan antara tenaga kerja dengan kebutuhan industri sudah sedemikian tinggi. Meminimalisir kesenjangan tersebut, Axioo membuat kurikulum khusus untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Ada kesenjangan antara tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Kita coba membuat kurikulum guna menjembatai kesenjangan tersebut"ujar Samuel Lawrence, Chief Executive Officer PT Tera Data Indonusa, usai peresmian Axioo Centre di SMK Medikacom di Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Selasa (22/6/2010).

Dijelaskan oleh Samuel, saat ini bahan ajar yang ada di sekolah ataupun di perguruan tinggi masih sangat jauh tertinggal dengan teknologi yang berkembang di industri. Padahal serapan tenaga kerja di sektor IT sangat tinggi dewasa ini.

"Jangankan SMK, level perguruan tinggi saja masih telat beberapa tahun. Bahan ajarnya bukan bahan yang hari ini ada. Untuk itu butuh campur tangan industri dalam menyusun
kurikulum," paparnya.

Axioo center merupakan salah satu wujud nyata dari Axioo untuk ikut berperan dalam menjawab kebutuhan tenaga kerja yang mumpuni. Laboratorium yang difasilitasi oleh Axioo ini menjadi tempat pelatihan bagi siswa dan guru.

"Mereka akan belajar teknologi komputer terkini. Mulai dari komponen, desain manufaktur dan repair. Itu semua ada dalam Axioo Kurikulum Program," ungkapnya pada detik.com.

SMK Lebih Unggul
Ditanya kenapa sasaranya adalah SMK, Samuel menjelaskan bahwa saat ini kebutuhan industri terhadap tenaga kerja IT sangat tinggi. Dan untuk tenaga kerja lulusan SMK dianggap mampu menjawab kebutuhan tersebut jika dibandingkan dengan lulusan perguruan tinggi.

"Untuk kita sendiri tidak terlalu besar kebutuhan tenaga kerjanya. Tapi untuk industri lain cukup besar. Sekarang siapa sih yang tidak memerlukan tenaga kerja IT. Semua sektor butuh tenaga kerja IT," katanya menandaskan.

Pasca pendidikan dan pelatihan, para peserta didik akan menghadapi ujian kelulusan, dan hanya bisa lulus jika mereka mampu memenuhi standar kompetensi yang  dipersyaratkan. Lulusan terbaik akan mendapat kesempatan untuk langsung terjun di  grup perusahaan Axioo ataupun di perusahaan lain yang membutuhkan.* Inung Gunarba

Berita lainnya, klik:

 

 

Vokasi dalam Angka

86 %

Sejumlah 86 persen lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Tengah sepanjang 2010 hingga tahun ini, telah terserap ke dunia industri. Sementara sisanya, merintis wirausaha dan melanjutkan ke pendidikan tinggi. Berita terkait: 86% Lulusan SMK di Jateng Terserap Industri

Cari