Beranda Warta Pendidikan Kejuruan Verifikasi Kompetensi SMK Bandung
Wednesday, 23 April 2014
Verifikasi Kompetensi SMK Bandung
Sunday, 30 January 2011 11:07



BANDUNG - Verifikasi tempat uji kompetensi SMK akan mulai dilaksanakan pada Senin  (31/1), hal ini untuk menentukan apakah SMK tersebut layak atau tidak untuk menggelar uji kompetensi. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kota Bandung Supardi mengungkapkan, verifikasi akan dilaksanakan selama empat hari. Ada beberapa unsur yang akan dilihat, di antaranya asesor atau kerja sama dengan perusahaan serta kelayakan sarana dan prasarana untuk menggelar uji kompetensi.

Supardi menjelaskan, jadwal pelaksanaan uji kompetensi akan berlangsung pada 12 Februari sampai 12 Maret. Sebanyak 17.116 siswa dari 109 SMK negeri dan swasta akan mengikuti uji kompetensi. Setelah itu, pada 15 Maret, mereka akan mengikuti ujian teori uji kompetensi. Ujian teori uji kompetensi akan berlangsung selama satu hari.

“Untuk sementara, soal untuk ujian teori berasal dari pusat dengan penyelenggaranya masing-masing sekolah. Namun, ada kemungkinan soal dari sekolah, karena sebagai pihak penyelenggara sekolah berhak membuat soal,” tutur Supardi yang dihubungi, Jumat (28/1).

Menurut Supardi, hampir semua SMK di Kota Bandung layak untuk menggelar uji kompetensi. Dari segi sarana dan prasarana, sudah lengkap dan siap untuk digunakan. Namun, dari 109 SMK, ada 15 yang akan menggabungkan diri untuk mengikuti uji kompetensi. Hal ini dikarenakan, 15 SMK tersebut ada yang belum

terakreditasi dan tidak memiliki sarana untuk menggelar uji kompetensi. Supardi mengungkapkan, sari uji kompetensi, bobot nilai yang akan dipakai untuk penentuan kelulusan adalah 70:30, yaitu 70 persen dari praktik dan 30 persen dari ujian teori uji kompetensi.

Sementara itu, seperti yang diberitakan Pikiran Rakyat, untuk penyelenggaraan ujian sekolah, kata Supardi, akan mulai dilaksanakan pada 16 Maret. Hal ini sesuai dengan instruksi dari pemerintah yang mewajibkan penyelenggaraan ujian sekolah sebelum Ujian Nasional.